
Pelaku bisnis jual beli produk China selain harus berhati-hati dalam memilih jasa import juga perlu berhati-hati dalam melakukan investasi jangka panjang karena melakukan kesalahan sedikit saja bisa membuat pelaku bisnis mengalami kerugian.
Investasi jenis ini memang menguntungkan apabila dilakukan dengan tepat tapi kalau dilakukan secara sembarangan bisa saja menyebabkan kerugian yang akhirnya membuat bisnis gulung tikar. Agar tidak terjadi hal seperti ini sebaiknya pelajari strategi investasi jangka panjang berikut ini.
Strategi Jitu Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang merupakan salah satu tindakan yang sangat tepat untuk dilakukan apabila ingin kondisi finansial di masa mendatang menjadi lebih bagus. Untuk pelaku bisnis pemula yang belum pernah melakukan investasi seperti ini sebaiknya pelajari strategi jitu investasi jangka panjang yang akan dijelaskan secara singkat berikut.
Menetapkan Tujuan Investasi
Sebelum memulai investasi ada baiknya untuk menetapkan tujuan investasi terlebih dahulu karena tanpa adanya tujuan bisa membuat investasi yang dilakukan sia-sia. Tujuan investasi sangatlah beragam tergantung dari kebutuhan pelaku bisnis, contohnya berinvestasi untuk dana pensiun, pendidikan anak atau untuk membeli rumah.
Dengan mengetahui tujuan investasi nantinya pelaku bisnis bisa mengetahui instrumen investasi yang paling cocok untuk dipilih. Jika tujuannya mengembangkan bisnis di masa depan sebaiknya pilih instrumen yang bisa menghasilkan banyak keuntungan, seperti saham.
Melakukan Riset
Riset juga sangat perlu untuk dilakukan apabila ingin mencoba berinvestasi karena dengan melakukan riset jadi bisa mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian yang bisa diperoleh dari melakukan investasi. Riset yang dilakukan bisa secara langsung dengan bertanya ke saudara atau teman yang sudah pernah berinvestasi atau bisa juga melakukan riset secara online dengan memanfaatkan internet.
Ada beberapa informasi yang perlu digali oleh pelaku bisnis, diantaranya adalah informasi tentang jenis-jenis instrumen investasi, modal investasi dan juga resiko investasi. Informasi-informasi ini bisa dijadikan acuan dalam memilih instrumen investasi dan juga untuk memperhitungkan berapa keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi.
Lihat juga : Tips Investasi Online Untuk Para Pemula
Jangan Hanya Fokus Pada Satu Instrumen
Pelaku bisnis tidak disarankan untuk menempatkan semua uang yang dimiliki dalam satu jenis instrumen saja. Kalau pelaku bisnis hanya memilih satu instrumen nantinya keuntungan yang diperoleh tidak terlalu banyak dan kalau mengalami kerugian cukup banyak jumlahnya. Agar kerugian bisa diminimalisir dan keuntungan bisa dimaksimalkan sebaiknya sebarkan dana di berbagai macam instrumen.
Contoh instrumen yang bisa dipilih adalah properti, obligasi, saham dan reksadana. Kalau memilih lebih dari satu instrumen nantinya pelaku bisnis bisa tetap mendapatkan keuntungan meskipun instrumen investasi lain yang dipilih sedang mengalami penurunan. Kalau sudah memperoleh banyak keuntungan, pelaku bisnis bisa dengan mudahnya membayar tarif jasa import setiap kali mengimport produk China.
Pelajari Profil Risiko
Pelaku bisnis wajib untuk mempelajari profil risiko investasi karena setiap investor mempunyai toleransi risiko yang berbeda. Pelaku bisnis harus memahami seberapa besar risiko yang bisa ditanggung dan harus menyesuaikan pilihan instrumen investasi dengan risiko tersebut. Hal ini sangat perlu dilakukan agar pelaku bisnis bisa terhindar dari investasi yang merugikan.
Selain itu, perlu juga untuk mempersiapkan jaringan pengaman seperti asuransi atau dana darurat yang bisa dimanfaatkan apabila investasi yang dilakukan ternyata tidak menguntungkan. Agar lebih aman lagi, pelaku bisnis harus menggunakan dana yang tidak dipakai untuk kebutuhan bisnis atau kebutuhan sehari-hari untuk keperluan investasi.
Gunakan Instrumen yang Tepat
Instrumen yang dipilih pelaku usaha harus benar-benar tepat karena melakukan kesalahan dalam memilih instrumen ini merupakan awal dari kerugian. Instrumen investasi yang saat ini bisa dipilih cukup beragam, di antaranya saham, reksa dana, obligasi dan properti. Jika menginginkan keuntungan yang tinggi sebaiknya melakukan investasi saham tapi investasi ini risikonya juga tinggi jadi perlu berhati-hati saat menggunakan instrumen ini.
Pelaku bisnis jika ingin instrumen yang jauh lebih aman maka bisa memilih investasi berupa obligasi yang sudah terbukti aman untuk pelaku bisnis pemula. Keuntungan investasi obligasi juga cukup banyak dan modalnya terbilang cukup sedikit. Kalau tidak, bisa juga memilih investasi properti yang jauh lebih stabil dan nilai keuntungannya cukup tinggi.
Bijak Dalam Menentukan Jangka Waktu Investasi
Jumlah keuntungan investasi selain dipengaruhi jenis instrumen juga dipengaruhi jangka waktu investasi. Jadi dalam melakukan investasi perlu sekali untuk menentukan berapa lama durasi investasi yang ingin dilakukan. Kalau berharap memperoleh banyak keuntungan maka jangan memilih jangka pendek tapi pilihlah jangka panjang karena semakin lama berinvestasi maka semakin besar keuntungan.
Kalau memang tertarik untuk memilih durasi yang panjang sebaiknya dana yang digunakan untuk berinvestasi janganlah dana bisnis tapi gunakanlah dana bebas atau dana dingin yang tidak digunakan untuk kebutuhan apapun. Dana seperti ini harus digunakan agar pelaku bisnis tidak kesulitan saat diharuskan untuk membayar jasa import ketika ingin menyetok produk China untuk dijual kembali.
Selalu Bersabar
Pelaku bisnis bisa sukses berinvestasi apabila selalu bersabar dalam melakukan investasi. Kalau sampai tidak sabaran bisa saja pelaku bisnis mengalami banyak kerugian dan memperoleh keuntungan yang tidak maksimal. Jika bisa bersabar, pelaku bisnis dapat menikmati banyak keuntungan dan bisa meminimalisir kerugian.
Misalnya saat kondisi pasar sedang mengalami penurunan harus benar-benar bersabar jangan malah langsung menjual instrumen investasi yang dimiliki karena ada kemungkinan nilai jual investasi akan meningkat di periode selanjutnya. Agar tidak kehilangan kesempatan maka perlu memantau perkembangan pasar investasi dari waktu ke waktu.
Manfaat Melakukan Investasi Jangka Panjang
Pelaku bisnis banyak yang memilih investasi jangka pendek dibandingkan jangka panjang karena merasa investasi jangka pendek risikonya tidak terlalu besar. Padahal aslinya investasi jangka panjang jauh lebih aman dibandingkan jangka pendek dan manfaatnya juga lebih beragam. Untuk mengetahui apa saja manfaatnya bisa lihat ulasan berikut ini.
Memberikan Perlindungan Pada Aset yang Dimiliki
Aset investasi tidak mungkin akan terpengaruh inflasi apabila investasi yang dipilih merupakan investasi jangka panjang. Aset tidak mengalami penurunan nilai jual dikarenakan investasi jangka panjang mempunyai efek compounding.
Efek compounding adalah proses di mana hasil yang dapat diperoleh dari investasi akan diinvestasikan kembali untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. Jadi total keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi ini tidak hanya dari modal awal saja tapi juga dari keuntungan yang sudah didapatkan sebelumnya yang diinvestasikan ulang.
Memperlancar Bisnis yang Dijalani
Bisnis juga akan semakin lancar apabila melakukan investasi jangka panjang karena investasi bisa memberikan tambahan modal untuk pelaku bisnis. Dana yang diperoleh untuk modal bisnis bukan hanya didapatkan dari menjual aset investasi saja tetapi bisa juga dari imbal hasil investasi yang didapatkan di periode tertentu. Dengan bertambahnya modal bisnis nantinya pelaku bisnis akan lebih mudah dalam mengalokasikan dana untuk membeli produk China dan membayar tarif jasa import.
